Ketika harus jadi staff

Udah sebulan lebih blog ini nganggur, karena selain gue sibuk ama kehidupan, gue juga beberapa hari ini udah masuk kuliah lagi (dan tugas numpuk). Jadilah gue bingung mo nulis apa.

Tepatnya sekitar hampir sebulan lalu, gue nerima SMS dari kadiv gue yang baru. Isinya..

“Assalamualaikum. Saya NN dari xxx 20xx.
Saya sebagai kadiv untuk tahun ini. Mau tanya, apakah masih ada keinginan lanjut di organisasi ini ?”

Gue :
“Aku gak ada keinginan buat lanjut di organisasi ini. Good luck ya NN :)”

Ternyata ekspektasi gue terlalu tinggi buat jadi pemimpin, gue masih dianggap sebagai staff. Gue agak kecewa sih sebenernya.

——————————————————————————————————————–

frustasi

Jadi ceritanya adalah gue (ya.. gak cuma gue, kamu juga lah katakanlah) tetep dianggap staff, padahal gue udah di organisasi itu lama banget. Ya.. katakanlah sekitar 2 kepengurusan (2 tahun). Pada sisi lain, ketika gue tetep memutuskan untuk jadi staff, gue jadi staff ahli.

Kira-kira dalam situasi yang sama seperti gue, pilihan apa yang harus temen-temen pilih jadinya kalo gitu ?

Jawaban di bawah kira-kira bisa jadi pertimbangan temen-temen kalo ternyata seperti itu.

* Tetep jadi staff.

kerja

(ya.. itu gak ada hubungannya sih. hahaha  XD . LANJUT !)
Selama kamu masih sayang ama organisasi, dan masih ingin memperbaiki organisasi itu, ato bahkan nyari pengalaman yang lebih dalam di organisasi itu, kenapa gak ? Karena kamu udah lama di situ, jadi kontribusimu di organisasi jadi sangat bermanfaat. Selain itu, kehadiranmu mungkin masih dianggap bermanfaat tanpa harus jadi pemimpin. Soal poin terakhir tadi sih, gue inget apa yang dibilang si mas L (katakanlah) dulu..

“Jabatan bukan hal penting. Cuma sebatas gelar. Berkomunikasi dengan banyak orang dengan banyak karakter beda jauh lebih nyenengin”

Tapi, karena kamu jadi staff (dan kamu udah lama di situ), maka kamu harus bisa jadi lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Kamu hanya akan buang-buang waktu kalo kamu gak segera memperbaiki diri (dan di akhir kepengurusan kamu masih sama aja).

* Tinggalin aja organisasi itu

pergi sendirian
Jika kamu adalah orang yang suka tantangan baru, ato juga punya keinginan jadi pemimpin, tinggalin aja organisasi itu. Mungkin organisasi tempat kalian bergabung menjadi gak nyaman dengan beberapa alasan, seperti penghargaan terhadap teman-temen yang rendah (terutama), atau juga gak bisa memberikan kesempatan memimpin bagi anggotanya, ato juga gak bisa kasih nyaman temen-temen. (Meskipun.. gue paham sih kalian juga masih sayang ama organisasi itu)

Dengan meninggalkan organisasi tersebut, kalian gak perlu lagi frustasi gara-gara alasan-alasan tersebut. Mungkin juga kalian bisa bikin kepemimpinan sendiri (dan tentunya gak ada yang akan mengatur).

Biarpun udah ninggalin organisasi, bukan berarti kalian putus kontak sama orang-orang di situ loh. Sebaiknya kalian tetep bersilaturahmi dengan mereka, karena gimana-gimana juga kalian gak bisa kayak sekarang tanpa bergabung dengan organisasi itu. Anggaplah organisasi itu pernah ngisi hidup kalian, ya gak ?

——————————————————————————————————————–

Singkat ya penjelasan gue ? Emang singkat sih, saran gue hanya sampe situ aja. Selebihnya toh juga temen-temen yang milih, ato bahkan cari sendiri.. Kalo misalnya temen-temen ngalamin kejadian kayak gue.

Kalo gue, gue justru milih tinggalin organisasi. Kenapa ? Selain gue punya harga diri (apalagi cowok jadi-jadian),gue pada dasarnya udah ada keinginan buat memimpin. Jadilah gue nolak buat lanjutin di situ juga, karena gue merasa gak dihargai. Padahal gue sama-sama saingan calon ketua organisasi juga, tapi ternyata tetep dianggap staff (guenya mungkin juga ada kekurangan sih emang).

Ini jadinya gue jadi kebanyakan curcol ya ? Apa pun itu, gue bisa bilang temen-temen : Selamat memimpin ! 😉

Iklan

Komentar di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s