Sumbang Asih Pendidikan Part II

Hello gaes, kalian masih inget post yang gue post waktu hari pendidikan kemaren kan ? Soal buruknya pendidikan di Endonesa gitu loh

Kalo temen-temen butuh referensi, bisa juga baca post ini. I hope it helps you more about education in Indonesia (which is really horrible)

Life - Science - Islam

Karena ini bahasan yang serius, perlu lah dipecah menjadi dua bagian. Fungsinya menjaga agar apa yang aku sampaikan tetap sistematis dan dapat mengena di hati para pembaca yang budiman.

Jangan patahkan harapan mereka (sumber gambar) Jangan patahkan harapan mereka (sumber gambar)

Mengulas kembali pada part I, bahwa jangan terlalu banyak pelajaran yang nggak perlu, jangan terlalu lama di kelas, pendidikan tentang karakter jujur bukan atas dasar parameter nilai saja. Harusnya teraplikasi dalam semua kegiatan di sekolah. Kegiatan agama jangan hanya diukur dari nilai hitam diatas putih saja. Misalnya nilai agama ditentukan oleh seberapa hafalan alqur’annya, nilai ujian agama, dan seberapa banyak ceramah agama yang ditulis pada buku bulan ramadhannya saja. Tetapi dinilai juga dari penerapannya, apakah dia suka mencontek, bagaimana kesehariannya, dll.

Pendidikan yang Seharusnya Murid Miliki

Sebaliknya, pendidikan harus bisa membangkitkan kesadaran kita sebagai manusia. Pendidikan yang digapai bukan semata-mata untuk meningkatkan strata sosial dan untuk menggapai pekerjaan yang layak. Tetapi benar-benar pemurnian…

Lihat pos aslinya 607 kata lagi

Iklan

Komentar di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s